Rumah dimana aku tinggal semenjak anak-anak, hingga remaja... dari
tahun 1953 hingga tahun 1968 saat aku berangkat meninggalkannya untuk
menjalani takdir hidup mandiri ke rantau di Jakarta. Rentang waktu yang sangat panjang dan tidak begitu mudah melupakan segala kenangan yang mengisi hari-hari yang terlewat. Tempat dimana dulu
aku bermain kelereng, main congklak, main adu karet, main petak umpet,
main layangan, mandi di kali Brantas hingga remaja dewasa dengan
pendidikan sekolah menengah atas.
Tampilkan postingan dengan label Capri-ku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Capri-ku. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 30 Januari 2016
Sabtu, 15 Februari 2014
Kamis 13 Februari 2013 Gunung Kelud meletus.
Belum usai bencana alam yang menimpa Indonesia, di ujung barat kawasan Indonesia. Gunung Sinabung, Sumatera Utara – masih menunjukkan aktifitasnya yang cukup banyak korban harta benda dan jiwa penduduk sekitarnya, bencana lain yaitu banjir yang meluas hampir di seluruh daerah di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi dan kawasan lainnya, juga banyak mengakibatkan derita berkepanjangan.
Kemarin malam, Kamis tanggal 13-02-2014 tepatnya pukul 22.50 Gunung Kelud salah satu gunung berapi aktif di Jawa Timur meletus dengan dahsyat. Menurut berita di televisi letusan Gunung Kelud melontarkan material abu /debu dan pasir halus setinggi 17000 meter. Tak ayal lagi daerah yang terdampak debu letusan Gunung Kelud diberitakan dirasakan sampai ke Tasikmalaya, Garut, Bandung, Magelang, Yogyakarta, Bondowoso di arah timur, bahkan dirasakan juga di Nusa Tenggara Barat (NTB). Sudah tentu kota terdekat dengan lokasi Gunung Kelud, Malang, Blitar, Kediri, Surabaya pasti sangat merasakan dampak letusan Gunung Kelud. Kota Kediri terletak di sebelah barat Gunung Kelud dengan jarak 27 km.
